Monday, September 3, 2018

Dua sisi kontras

waktu demi waktu, hari demi hari
ku jalani dengan penuh tanda tanya tanpa kepastian perkara adanya rasa
yang ada pada dirinya

adakah?
adakah aku dalam apa yang dipikirkannya setiap larut malam sebelum tidur?
adakah aku dalam hatinya meskipun hanya sekecil abu dari kertas bekas yang  terbakar?

tidak, sebentar, ternyata setelah ku pikir lagi... “adakah” bukan merupakan kata yang tepat. melainkan.. “pernahkah?”
pernahkah kau merasakan sedikit rasa tertarik pada diriku?

namun tentunya aku tahu diri
semua hal ini tidak pasti
karena hanya spekulasi
yang mungkin tak berarti
bagi kamu seorang diri

aku pun berada di dua sisi kontras
apakah harus maju memperjuangkan?
ataukah harus mundur menyerah saja?
ah.. sebentar.. untuk apa aku berpikir apakah aku harus maju atau mundur? memangnya aku siapa? huh.. semua ini rumit

andreanindya. 5 Agustus 2018 // 1:21am