"Apa sih tujuan gue hidup selama ini?"
"Apa sih yang mau lu gapai di masa depan"
"Nanti gue bakal kerja apa ya?"
"Kira-kira gue bakal sukses gak ya?"
Pada waktu itu, saya selalu merasa kemampuan yang saya punya itu masih kurang. Minat akan sesuatu hal masih kurang, meski sudah ada. Saya sadar bahwa kemampuan yang saya miliki masih banyak yang terpendam dan belum terasah, serta saya yang masih ada di dalam ruang nyaman. Mungkin lebih tepatnya, belum berani untuk memulai suatu hal yang baru.
Saat duduk di bangku SD, saya suka main tumblr karena lagi zaman-zamannya tuh foto-foto tumblr yang bagus. Kemudian, karena saya waktu SD ngefans sama Justin Bieber, saya akhirnya membuat blog Justin Bieber di tumblr isinya foto- foto hasil reblog doang. Saat itu, saya suka banget deh sama fotografi di tumblr, dari mulai fotonya itu sendiri sama editan keren.
Mulai dari situ saya belajar deh bikin editan foto, mulai dari website gratis di internet, sampai belajar edit di photoshop. Hobi ini saya kembangi sampai SMP. Hasil editannya beberapa saya share di tumblr juga. Berikut beberapa fantaken artis korea yang saya edit di photoshop:
Ya, saya yang saat duduk di bangku SMP menyukai dan mendalami hal berbau Korea, akhirnya membuat editan artis Korea (meskipun hanya pewarnannya saja) di photoshop. Lumayan lah iseng-iseng, eh berkarya. Saya belajar banyak tentang photoshop lewat tutorial-tutorial yang saya dapat dari tumblr juga.
Saat SMP saya juga mulai menonton drama-drama Korea dari berbagai genre. Mulai dari situlah saya tahu hal tentang psikologi lewat salah satu drama Korea yaitu It's Okay It's Love. Saya sangat bersyukur karena dari situ saya merasa mendapatkan suatu penerangan sedikit untuk masa depan. Saya yang dulu bercita-cita menjadi seorang dokter, akhirnya berubah, menjadi tertarik dengan bidang psikologi.
Namun, di sisi lain, saya juga merasa resah lalu berpikir, "Gue udah kelas 9, kenapa hidup gue masih begini-begini aja dan menghabiskan waktu hidup dengan nonton doang? Ah. Ngapain aja sih gue selama ini..". Disitu saya sadar harus berubah untuk mengembangkan kualitas dari diri saya. Ya, kualitas.
Sewaktu itu, saya menetapkan tujuan hidup saya itu... untuk bahagia tanpa ada stress. Apapun dilakukan, yang penting bahagia. Namun, saat itu saya sadar bahwa hidup nggak bisa cuman seneng-seneng aja.
Jika dipikir-pikir lagi sih.. nggak ada salahnya memiliki tujuan hidup seperti itu. Namun itu tidak realistiskarena hidup tidak mungkin selamanya bahagia. Ada naik, pasti ada turunnya juga. Pasti ada saat tertentu dimana kamu itu jatuh sedalam-dalamnya. Itupun, tergantung dari cara kalian masing-masing mengambil hikmah dari setiap tantangan dalam hidup. Ya, mungkin nanti saya akan menulis lagi mengenai "bahagia" ini sendiri.
Lanjut
Saya yang sejak SD sudah terbiasa melihat fotografi keren ala tumblr, akhirnya tertarik dengan dunia fotografi. Minatnya sebenarnya sudah ada sejak SD kelas 6, tetapi itu dia.. Saya masih belum berani untuk memulai sesuatu yang baru. Ini yang mungkin salah dari saya. Anyway, jangan pernah takut untuk memulai sesuatu yang baru, ya! It's never too late! Start now.. or not.
Saya pun mendapat kamera digital dari eyang karena kata beliau memori itu harus disimpan. Sekali lagi, mungkin ini awal dari jalan saya di dunia fotografi. Hehehe. Saya pun memulai iseng-iseng motret di rumah dengan berbagai objek dan saya coba edit di photoshop! Kemudian, saya juga bawa kamera tersebut saat jalan-jalan ke luar kota dan ke luar negeri. Berikut foto-foto yang saya tangkap saat SMP (dan yang saya edit di photoshop)
Kemudian, saat SMP kelas akhir, saya merasa kalau tumblr udah bukan mainan saya lagi. No offense ya, tapi memang sudah berubah media. Saat itu lagi zaman-zamannya instagram yang masih biru! Hahaha. Saya pun memfoto dan mengeditnya untuk di-share di Instagram.
Well, tulisan di post yang kalian baca sampai ini merupakan sebagian perjalanan hidup saya mencari tujuan hidup, cita-cita, dan passion. Yap, belum berakhir. Sampai jumpa di post berikutnya mengenai hidup sesuai passion!
Well, tulisan di post yang kalian baca sampai ini merupakan sebagian perjalanan hidup saya mencari tujuan hidup, cita-cita, dan passion. Yap, belum berakhir. Sampai jumpa di post berikutnya mengenai hidup sesuai passion!
Love,
Andrea

















No comments:
Post a Comment